Claudio Ranieri Bisa Jadi Panutan Semua Pelatih

by
claudio ranieri
Claudio Ranieri Bisa Jadi Panutan Semua Pelatih

Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery, melihat Claudio Ranieri sebagai salah satu sosok yang harusnya menjadi panutan untuk semua pelatih. Hal itu lantaran keistimewaan Ranieri yang berhasil memberi kejutan di Ligue 1 bersama tim asuhannya saat ini, Nantes.

Nantes akan bertemu dengan PSG pada Senin (15/1/2018) mendatang, yang seharusnya tidak akan menjadi pekerjaan berat buat Les Parisiens. Akan tetapi tim asuhan Emery tidak boleh gegabah, karena musim ini ‘The Canaries’ menampilkan sesuatu yang berbeda dari musim-musim sebelumnya. Bersama pelatih berjuluk ‘The Tinkerman’, Nantes kini berada di peringkat lima klasemen sementara Ligue 1.

“Dia layak menjadi panutan bagi semua pelatih di dunia,” ujar Emery dalam konferensi pers jelang pertandingan kontra Nantes, seperti dikutip football-italia.net (12/1/2018).

Baca Juga: Gelandang Mahal Barcelona Lagi-Lagi Harus Absen Lama

“Dia melakukan pekerjaannya dengan baik di banyak tim, dia memiliki pengalaman dan berhasil menjuarai Premier League saat membesut Leicester City. Itu mengejutkan banyak orang. Memiliki sosok pelatih seperti dia di Nantes menjadi sebuah kehormatan bagi Liga Prancis. Tim-tim yang ditanganinya sangatlah kompetitif,” lanjut eks arsitek Sevilla itu.

“Mereka (Nantes) adalah lawan yang sulit dan mereka akan bermain di kandang.”

Tentu saja ini menjadi ujian berat bagi PSG, walaupun kekalahan dari Nantes belum akan menggeser mereka dari posisi puncak klasemen sementara Ligue 1. Terlebih dalam tiga laga terakhir di kompetisi domestik, Nantes selalu meraih kemenangan dan sedang dalam momentum terbaik. Meski PSG akan diperkuat oleh pemain-pemain terbaik mereka, namun bukan berarti tiga poin akan mudah mereka dapatkan di Stade de la Beaujoire.

Di sisi lain, ini menjadi musim spesial lain bagi Ranieri, yang mana berhasil membuat tim semenjana mampu bersaing di papan atas bersama beberapa tim unggulan lainnya. Pelatih asal Italia itu sendiri memutuskan hijrah ke Prancis usai dipecat Leicester City pada pertengahan musim lalu lantaran gagal mempertahankan performa impresif di Premier League.

Baca Juga: Wakil Presiden Barcelona, Jordi Mestre Ucapkan Terima Kasih pada Liverpool

Usai sukses meraih gelar juara liga di musim perdananya bersama The Foxes, Ranieri dan tim asuhannya justru terseok-seok di musim berikutnya. Menurut kabar yang beredar, Jamie Vardy dkk. saat itu tidak lagi memberinya dukungan. Bahkan performa Leicester sangat menurun dan hampir terdegradasi, sebelum akhirnya diselamatkan oleh caretaker mereka, Craig Shakespeare.

Selama empat bulan sejak Februari 2017 Ranieri memutuskan untuk tidak berkecimpung dalam dunia kepelatihan. Namun ia kembali lagi dengan menangani Nantes, yang kini hanya berjarak lima angka dari zona Liga Europa.

Selepas menghadpai PSG, Nantes mempunyai jadwal yang cukup mendukung untuk terus memperbaiki posisi mereka di klasemen pada bulan Januari ini. Berikutnya mereka akan melawan Toulouse (18/1), Bordeaux (20/1), Guingamp (28/1). Nantes juga masih berjuang di babak 32 besar French Cup, menghadapi Auxerre (24/1).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *