MU Tidak Kalah dalam 35 Laga Saat Paul Pogba Bermain

by
paul pogba
MU Tidak Kalah dalam 35 Laga Saat Paul Pogba Bermain

Dalam dua musim terakhir, Manchester United sering menunjukkan performa yang inkonsisten saat tidak diperkuat gelandang andalan mereka, Paul Pogba. Hal ini juga diakui oleh sang manajer, Jose Mourinho, yang merasa Pogba punya andil luar biasa bagi tim. Bahkan setelah mengalahkan Stoke City di pekan ke-23 Premier League (16/1/2018) lalu, total MU sudah 35 pertandingan tidak terkalahkan jika gelandang asal Prancis itu bermain.

Pogba sendiri berperan sangat krusial kala MU berhasil melumat Stoke 3-0 di Old Trafford. Di awal laga, ia membuat assist untuk gol pembuka dari Antonio Valencia dan gol kedua yang dilesakkan oleh Anthony Martial.

Pada beberapa laga yang lalu, Pogba terpaksa harus absen akibat terkena kartu merah saat menghadapi Arsenal pada awal Desember 2017. Sebelumnya ia juga sempat absen selama sebulan lebih karena cedera. Alhasil, MU pun menelan tiga kekalahan musim ini, yakni dari Huddersfield Town, Chelsea dan Manchester City. Itu menunjukkan betapa pentingnya peran seorang Pogba di lini tengah United.

Baca Juga: Mourinho Percaya Diri MU Bisa Datangkan Alexis Sanchez

Terakhir Pogba kalah bersama MU di liga adalah saat dikalahkan Chelsea 4-0 di Stamford Bridge pada Oktober 2016. Mourinho pun berpikir bahwa pemain jebolan akademi Manchester United itu merasa senang bermain dalam tim yang telah makin solid.

“Dia bisa mendistribusikan bola dengan baik. Ia bisa melepas umpan panjang dengan sangat baik, mengubah tempo permainan, mengacaukan lawan dengan bloknya sejak di lini tengah. Jika tendangan bebasnya di menit terakhir tadi bisa berbuah gol, maka laga itu benar-benar akan sangat spesial buatnya,” ujar Mourinho soal performa Pogba di laga melawan Stoke.

“Saya kira dia senang dengan bagaimana tim ini bermain dan itu sangat cocok dengannya. Dia bahagia karena kami telah berhasil mengubah profil yang makin mengarah kepadanya,” tandas The Special One.

Tak heran jika Pogba pun mendapat penghargaan Man of the Match di laga melawan Stoke City, setelah terus memberikan ancaman sepanjang laga. Dengan tambahan dua assist, kini eks gelandang Juventus itu kini ikut bersaing di papan atas daftar pendistribusi assist terbanyak di Premier League bersama dengan gelandang Manchester City, Leroy Sane dan Kevin De Bruyne, yang sama-sama mencatatkan sembilan assist.

Baca Juga: Dua Pemain Anyar Atletico Diharapkan Bisa Angkat Performa Tim

Di sisi lain, MU juga berhasil makin membenamkan posisi Stoke City di papan klasemen. Akibat kekalahan dari MU, Stoke belum keluar dari zona degradasi. Performa mereka terus menunjukkan penurunan sejak awal musim. Itu ditunjukkan dengan statistik kebobolan mereka yang sudah mencapai 50 gol dari 23 pertandingan. The Potters pun akhirnya mendepak manajer Mark Hughes dan merekrut bos baru demi menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.

Jika dilihat, performa lini belakang Stoke City jauh berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan oleh United sejauh ini. The Red Devils baru kebobolan 16 gol musim ini, menjadi yang terbaik bersama Chelsea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *