Tersingkir dari Copa del Rey dan Liga Champions, Simeone Siap Tanggung Jawab

by
diego simeone
Tersingkir dari Copa del Rey dan Liga Champions, Simeone Siap Tanggung Jawab

Atletico Madrid telah tersingkir dari dua ajang bergengsi yang mereka ikuti musim ini, yaitu Liga Champions dan disusul dengan kegagalan mereka di Copa del Rey. Itu menyusul kekalahan dari Sevilla pada Rabu (24/1/2018) dinihari WIB. Pelatih Atletico, Diego Simeone, merasa menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas kegagalan timnya tersebut.

Di leg pertama melawan Sevilla, Los Colchoneros harus menelan kekalahan 2-1 akibat lengah di menit-menit akhir. Sedangkan di leg kedua, mereka juga kebobolan akiabt lengah saat pertandingan baru berjalan 24 detik. Atletico pun kalah dengan skor yang lebih telak, 3-1. Ditambah lagi, Simeone diusir dari touchline setelah publik Ramon Sanchez Pizjuan bersorak untuk yang ketiga kalinya berkat gol Pablo Sarabia.

Sementara itu di La Liga, Atletico sudah terpaut 11 poin dari Barcelona, yang memuncaki klasemen La Liga. Itu karena pada akhir pekan lalu (20/1/2018) mereka hanya mampu meraih satu poin saat diimbangi Girona 1-1. Makin pahit karena trofi Liga Champions juga sudah lepas dari target, setelah gagal lolos dari Grup C dan harus rela tersingkir ke Liga Europa.

Akan tetapi, Simeone belum merasa timnya sudah kalah dan terus mendukung anak-anak asuhnya agar bisa melangkah lebih jauh di La Liga dan Liga Europa.

“Saya bertanggung jawab atas tersingkirnya kami dari Liga Champions dan Copa del Rey,” ujar Simeone seperti dikutip Goal.com (24/1/2018).

“Masih tersisa empat bulan lagi untuk mengakhiri musim, serta masih ada La Liga dan Liga Europa. Jadi kami harus tetap bersaing seperti biasa.”

“Lawan kami bisa memaksimalkan peluang, mereka melakukan itu di sini (Ramon Sanchez Pizjuan) dan di leg pertama, ini membuat mereka lebih nyaman menjalani pertandingan. Di babak pertama kami hampir membuat keadaan berbalik dan berhasil mencetak gol penyama di babak kedua. Akan tetapi Sergio Rico (kiper Sevilla) bermain bagus,” tambahnya.

Sebenarnya musim ini markas Atletico Madrid, Wanda Metropolitano sudah ditetapkan sebagai venue untuk final Copa del Rey. Sayangnya, tim tuan rumah justru sudah tersingkir. Gagal menjaga peluang untuk tampil di final, penggawa Atletico, Koke mengaku begitu kecewa.

“Kami memimpikan untuk bisa menjalani laga final di markas kami,” ujar Koke pada SPORTS. Kami telah memilih diri kami sendiri karena kami selalu bisa melakukan itu. Saat ini, yang perlu kami pikirkan adalah La Liga.”

“Saya kira Sevilla memang lebih baik, dan apabila itu kenyataannya maka Anda harus memberikan selamat kepada mereka. Kami perlu belajar dari kesalahan untuk memperbaikinya. Kami mesti berjuang agar bisa menyelesaikan musim di posisi terbaik di La Liga dan kami juga masih ada di Liga Europa,” tandas Koke.

Berikutnya, Atletico Madrid akan melawan Las Palmas dalam lanjutan La Liga, pada Minggu (28/1/2018). Atletico membutuhkan kemenangan demi menjaga jarak dengan Barcelona agar gap 11 poin tidak makin melebar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *